Mengenal Asuransi Pertanian

Usaha sektor pertanian selalu dihadapkan pada resiko ketidakpastian yang cukup tinggi. Resiko ketidakpastian tersebut meliputi tingkat kerusakan usaha tani, tingkat kegagalan panen yang disebabkan berbagai bencana alam, seperti banjir, kekeringan, serta serangan hama dan penyakit karena perubahan iklim global, disamping resiko ketidak pastian harga pasar. Ketidakpastian dan tingginya resiko ini dikhawatirkan akan berdampak pada stabilitas ketahanan pangan nasional, khususnya produksi dan ketersediaan bahan pangan pokok beras bagi mayoritas penduduk Indonesia.

Asuransi pertanian ditawarkan sebagai salah satu alternatif skema pendanaan yang berkaitan dengan pembagian resiko dalam kegiatan usaha tani. Asuransi pertanian sudah digunakan di banyak negara sebagai instrumen untuk meningkatkan produksi pertanian dan melindungi petani. Dengan asuransi pertanian, proses produksi dapat dijaga karena mengikuti rekomendasi berusahatani yang baik.

Model asuransi usaha tani padi yang baru pertama kali diperkenalkan di Indonesia didasarkan atas biaya usaha tani padi untuk melindungi petani dari kerugian kerusakan usaha tani dan atau kegagalan panen akibat banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan.

Download File

Name Description Price
ASP01 Slide presentasi introduction asuransi pertanian Free
ASP02 Introduction kebijakan asuransi pertanian Free

Bantu kami mengisi survey di bawah ini untuk pelayanan lebih baik