Mengenal Peralatan Tangan

Melakukan Sanitasi Lahan (Bagian 2)

Melakukan Sanitasi Lahan

Budidaya Domba Garut

Belajar Menanam Kayu Albasia

Mengenal Mina Padi

Mengenal Asuransi Pertanian

Mengenal Good Agricultural Practices

Water Challenge in Agriculture

Sebagian besar petani memiliki latar belakang pendidikan yang rendah. Petani tanpa latar belakang pendidikan formal 8.08%, tidak lulus Sekolah Dasar 13.39%, Sekolah Dasar 46.19%, Sekolah Menengah Pertama 10.67%, Sekolah Menengah Atas 8.95%, dan dengan latar belakang Universitas 1.73%.

Indonesia juga menghadapi persoalan lain yang berupa penurunan jumlah petani dimana ada penurunan 5 juta rumah tangga petani pada rentang 2003-2013 dan penurunan 3 juta rumah tangga petani pada rentang 2010-2014.Faktor usia kemudian menambah kondisi kritis pertanian, sebanyak 62% petani berusia lebih dari 45 tahun.

Mengingat pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi ketahanan suatu bangsa, kini setiap element masyarakat perlu memberikan perhatian yang lebih pada sektor ini. Penurunan jumlah petani harus segera dihentikan disampin juga harus fokus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia petani yang ada. Melalui pendidikan pertanian diharapkan dapat menambah daya saing petani serta mengembangkan sektor pertanian kearah yang lebih baik.

Wiyasa Bangsa Foundation fokus untuk mengurangi permasalahan yang kini dihadapi sektor pertanian melalui pendidikan bagi petani serta program kerja sama potensial dengan petani khususnya di daerah terluar (remote area). Kami memberikan kesempatan bagi petani di daerah untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka melalui sektor pertanian.